Fungsi Ilmu Ekonomi Dalam Kegiatan Pemenuhan Kebutuhan

Fungsi Ilmu Ekonomi Dalam Kegiatan Pemenuhan Kebutuhan

Eduegbank-Kegiatan Pemenuhan Kebutuhan bagi manusia merupakan fungsi ekonomi yang paling mendasar. Dalam usaha pemenuhan kebutuhan maka ada beberapa hal yang penting dalam bidang atau ilmu ekonomi. Hal tersebut yakni prinsip ekonomi dan tindakan ekonomi. Prinsip ekonomi adalah kerangka dasar dalam melakukan tindakan dan berpola pikir secara ekonomis, dengan meminimalkan pengorbanan tertentu untuk mencapai hasil yang semaksimal mungkin. Sedangkan tindakan ekonomi adalah pola perilaku untuk menentukan pilihan dari berbagai macam alternatif yang tersedia.
Dalam melihat fungsi ekonomi dalam kegiatan pemenuuhan kebutuhan manusia maka ada beberapa materi yang wajib anda ketahui yakni :
1. Apa itu kebuutuhan manusia
2. Macam macam kebutuhan manusia
3. Faktor-faktor yang mempengaruhi kegiatan kebutuhan manusia
4. Alat pemuas kebutuhan manusia
5. Kalangkaan
6. Memilih alternaitif kebutuhan manusia

Kegiatan Pemenuhan Kebutuhan

Sebagaimana kita ketahui bahwa dalam kehidupan manusia, sering diperhadapkan pada persoalan bagaimana suatu kebutuhan dapat diterpenuhi. Kenapa demikian ? karena manusia dalam bertahan hidup memerlukan berbagai macam kebutuhan atau keperluan. Setiap manusia memiliki kebutuhan masing-masing, artinya setiap manusia memiliki kebutuhan yang pada hakikatnya tidak sama secara keseluruhan. Kebutuhan seorang anak-anak memiliki kebutuhan yang berbeda dengan kebutuhan yang dimiliki oleh orang dewasa. Kebutuhan seorang guru berbeda dengan kebutuhan seorang petani dan sebagainya. Jadi dapat dikatakan bahwa setiap manusia atau kelompok manusia memiliki kegiatan pemenuhan kebutuhan dengan cara berbeda-beda.

Jenis-Jenis Kegiatan Pemenuhan Kebutuhan

Kegiatan pemenuhan kebutuhan yang dilakukan manusia merupakan hal yang sangat vital dan juga berbeda-beda. Adapun jenis – jenis Kebutuhan tersebut dapat dikategorikan menjadi empat bagian yakni kebutuhan berdasarkan intensitasnya, kebutuhan berdasarkan waktu pemenuhan, kebutuhan berdasarkan waktu pemenuhannya, kebutuhan berdasarkan sifat dan subjeknya.

Kebutuhan menurut intensitas

Pemenuhan Kebutuhan berdasarkan intensitasnya berarti kegiatan  dengan melihat sejauhmana penting atau tidaknya serta urgen atau tidaknya kebutuhan tersebut. Kebutuhan ini dapat dibagi menjadi tiga bagian yakni :

1) Kebutuhan primer

Kebutuhan primer adalah suatu kebutuhan yang wajib terpenuhi dalam kegeiatan pemenuhan kebutuhan. Dapat juga dikatakan kebutuhan manusia akan barang esensial. Misalnya makanan, pakaian, tempat tinggal, kebutuhan akan kesehatan dan pendidikan.

2) Kebutuhan sekunder

Kebutuhan sekunder adalah Kebutuhan yang terjadi setelah terpenuhinya kebutuhan primer. Kegiatan pemenuhan Kebutuhan sekunder seeorang umumnya berbeda pada setiap individu dan setiap strata social dalam masyarakat. Perbedaan Kebuutuhan sekunder tersebut dapat dilihat pada orang kaya dan orang miskin. Artinya orang kaya membeli sebuah mobil merek terbaru merupakan kebutuhan sekunder sedangkan bagi orang miskin bahwa membeli mobil merupakan barang yang mewah yang mungkin sulit dipenuhi.

3) Kebutuhan tersier/lux

Kebutuhan tersier/luxadalah kebutuhan yang pemenuhannnya setelah kebutuhan primer dan kebutuhan sekunder telah dipenuhi. Kebutuhan ini lebih condong ke barang-barang yang sifatnya mewah yang tentunya bertujuan untuk memperlihatkan dan menunjukkan status sosialnya dalam kehidupan masyarakat. Misalnya barang atau benda yang dalam lingkup kebutuhan tersier seperti rumah mewah, mobil mewah, kapal pesiar, berlian, intan serta koleksi-koleksi lukisan yang memiliki harag yang sangat tinggi.

baca juga :

Soal materi Ketenagakerjaan

Kebutuhan menurut waktu pemenuhannya

Kegiatan pemenuhan Kebutuhan yang berkaitan dengan masalah waktu dapat kelompokkan menjadi 2 bagian yakni sebagai berikut:

1) Kebutuhan sekarang

Kebutuhan sekarang atau kebutuhan yang tidak bisa ditunda adalah kegiatan pemenuhan kebutuhan yang harus terpenuhi pada saat ini juga dan tidak bisa ditunda-tunda lagi. Misalanya : kebutuhan akan makanan pada saat kondisi lapar, kebutuhan akan minuman pada saat kondisi haus dan kebutuhan akan obat-obatan pada saat kondisi kita sakit.

2) Kebutuhan masa mendatang

Artinya kebutuhan sifatnya tidak terlalu urgen atau mendesak sehingga kegiatan pemenuhan kebutuhan ini masih dapat ditunda. Kebutuhan ini juga disebut sebagai kebutuhan yang dipersiapkan pada situasi yang akan datang. Misalnya melakukan kegiatan menabung untuk kepeluan yang akan dating.

Kebutuhan menurut sifatnya

Kegiatan pemenuhan Kebutuhan yang berkaitan dengan Sifatnya dapat kelompokkan menjadi 2 bagian yakni sebagai berikut:

1) Kebutuhan jasmani

Kebutuhan ini berhubungan erat dengan masalah raga ataupun penampilan seseorang. Misalnya kebutuhan akan berolahraga, kebutuhan terhadap makan-makanan bergizi untuk menjaga kesehatan kita, termasuk kebutuhan akan istirahat yang cukup dan sebagainya.

2) Kebutuhan rohani

Kebutuhan ini berhubungan erat dengan masalah Jiwa ataupun Roh seseorang
Contohnya melakukan sholat bagi orang islam, berekreasi atau hiburan, berinteraksi sosial di masyarakat, dan melakukan atau menikmati kesenian dan keindahan.

Kebutuhan menurut subjeknya

Kegiatan pemenuhan Kebutuhan yang berkaitan dengan Subjeknya dapat kelompokkan menjadi 2 bagian yakni sebagai berikut:

1) Kebutuhan individu

Kebutuhan ini berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan yang sifatnya perseorangan. Karena sifatnya perseorangan maka kebutuhan antara individu
yang satu dengan individu lainnya tidak ada yang sama. Umpannya seorang Siswa akan butuh buku-buku pelajaran, pulpen, dan alat-alat tulis lainnya.
Sedangkan seorang montir membutuhkan alat-alat perbengkelan dalam melakukan berbagai aktivitas pekerjaannya.

2) Kebutuhan kolektif

Kebutuhan ini berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan yang sifatnya kolektif atau kebutuhan bersama dalam suatu masyarakat yang dinikmati juga secara bersama-sama. Contohnya adalah sekolah, puskesmas, dermaga, bandara, dan sebagainya

baca juga :

Pengertian dan jenis-jenis Kebijakan Moneter

Indeks Harga dan Peranannya dalam Ekonomi

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kegiatan Pemenuhan Kebutuhan

Bisakah kalian membayangkan dan memikirkan! Mengapa kegiatan pemenuhan kebutuhan bagi setiap individu berbeda-beda? Dalam ilmu ekonomi, Banyak faktor yang mempengaruhi kebutuhan yakni sebagai berikut:

a. Keadaan dan kondisi alam

Orang yang bermukim di daerah kutub yang kita ketahui sangat dingin membutuhkan pakaian yang cukup tebal untuk melawan hawa yang sangat dingin. Sedangkan bagi kita yang bermukim di daerah tropis, kita tidak terlalu memerlukan pakaian yang tebal, cukup membutuhkan pakaian relatif lebih tipis.
Tampaknya keadaan geografis di mana sesorang bermukim mendorong manusia memerlukan barang-barang yang disesuaikan dengan situasi alam di tempat yang bersangkutan. Kalian boleh membandingkan, kebutuhan orang yang bertempat tinggal di wilayah pegunungan dengan kebutuhan orang yang bertempat tinggal di wilayah pantai!

b. Peradaban

Dalam ilmu social ekonomi dikatakan bahwa semakin tinggi peradaban, maka memungkinkan semakin tinggi juga tingkat kualitas barang atau benda yang dibutuhkan.
Jika kalian mebuka buku sejarah, Coba kalian perhatikan dan amati kebutuhan pada masa primitive (peradaban yang rendah), kemudian bandingkanlah dengan kondisi kita saat ini yang telah mengenal peradaban yang lebih tinggi.
Setelah kita mengamati system peradaban pada masyarakat primitive maka tergambar jelas bahwa mereka dalam kegiatan pemenuhan kebutuhannya lebih condong pada pemenuhan kebutuhan primer. Itupun diperoleh dengan cara mendapatkannya pada alam sekitarnya seperti hutan, sungai, laut dan sebagainya. Beda halnya pada peradaban sekarang yang penuh dengan teknologi dan ilmu pengetahuan. Yang mana pemenuhan kebutuhan lebih menekankan pada kualitas barang dan benda. Mendapatkan sesuatu barang tidak langsung pada alam tapi melalui proses penciptaan barang dengan memakai teknologi sehingga barang tersebut berkualitas tinggi.

Alat Pemuas dalam Kegiatan Pemenuhan Kebutuhan

Setelah kita mengamati dan pelajari ternyata sangat beraneka ragan kebutuhan manusia. Dalam ilmu ekonomi dikenal istilah barang dan jasa
Alat-alat pemuas kebutuhan berupa barang seperti perabot rumah tangga, , sepeda, sepatu, pakaian dan sebagainya. Sedangkan kebutuhan Jasa seperti, pelayanan telepon, internet, listrik, jasa pelajaran oleh guru, pelayanan kesehatan oleh dokter dan sebagainya.
Berbicara mengenai kegiatan pemenuhan kebutuhan akan barang, maka ada 2 kategori yakni :

a. Barang ekonomi didapatkan dengan cara melakukan pengorbanan

Dikehidupan kita sehari-hari, barang maupun jasa sebagai alat pemuas kebutuhan manusia sangatlah banyak jumlahnya. Sedangkan alat pemuas itu jumlah terbatas. Karena jumlanya terbatas, padahal yang membutuhkannya sangat banyak maka timbullah suatu nilai dan harga. Dengan kata lain untuk memperoleh alat pemuas kebutuhan tersebut memerlukan pengorbanan seperti biaya, waktu dan tenaga. Barang inilah yang dinamakan barang ekonomi.

b. Barang bebas didapatkan dengan cara tanpa melakukan pengorbanan

Ada beberapa barang/benda yang kita jumpai yang mana kita dapat memperolehnya tanpa melakukan pengorbanan seperti sinar matahari, udara segar yang terdapat di daerah pegunungan, air laut dan lain-lain.
Barang-barang bebas ini tidak dipersoalkan dalam bidang ilmu ekonomi. Fungsi ilmu ekonomi dalam kegiatan pemenuhan kebutuhan hanya mempersoalkan barang ekonomis yang membutuhkan pengorbanan biaya, waktu dan tenaga.

Kelangkaan

Setelah kita mengetahui berbagai macam tentang kebutuhan maka sampailah kita ke pembahasan mengenai kelangkaan (scarcity). Di sinilah fungsi ilmu ekonomi, dalam kaitannnya dengan kegiatan pemenuhan kebutuhan manusia.
Pada peradaban saat ini, setelah kita amati maka terjadi ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang jumlahnya tidak ada batasnya dengan alat pemuas kebutuhan manusia yang jumlahnya terbatas. Jika jumlah kebutuhan manusia yang tidak ada batasnya akan dipenuhi secara terus menerus dan di lain pihak alat pemuas jumlahnya terbatas maka akan terciptalah yang namanya “kelangkaan”. Semakin sulit atau langkanya suatu barang, maka akan semakin tinggi nilai ekonomis suatu barang tersebut. Sebagai contoh kebutuhan akan ikan tidak pernah habis atau tanpa batas sedangkan ikan di laut sudah tidak semudah lagi dapatkan. Konidisi inilah menimbulkan nilai ekonomis terhadap kebutuhan akan ikan. Coba kalian amati harga ikan dari tahun ke tahun, tentunya harganya semakin naik bukan? Kenapa demikian ? karena adanya kelangkaan atau scarcity.

Apa itu Kelangkaan

Dengan demikian kelangkaan atau Scarcity adalah suatu kondisi di mana terjadi ketidakseimbangan antara jumlah kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan jumlah alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas.
Mengenai kelangkaan, ada beberapa penyebabnya yakni :
a. Persediaan sumber alam yang terbatas
b. Terbatasnya kemampuan dan keahlian manusia dalam rangka mengolah sumber daya alam.
c. laju peningkatan kebutuhan manusia lebih cepat daripada laju kemampuan manusia dalam memproduksi kebutuhan manusia.

Persoalan kelangkaan bukanlah sesuatu hal yang baru dalam kehidupan manusia. Kelangkaan dapat dikatakan sebagai masalah yang mendasar bagi kegiatan pemenuhan kebutuhan manusia.
Demikian artikel ini, semoga bermanfaat.

baca juga :

Soal Materi Pertumbuhan Dan Pembangunan Ekonomi

Ringkasan Materi Pendapatan Nasional

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Open chat